facebooc

Jumat, 08 Februari 2013


CARA SERVIS LAMPU HEMAT ENERGI                                       http://agusmetrix.blogspot.com.                                    


          Selama ini lampu hemat energi apabila mati langsung dibuang ke tempat sampah. yang akhirnya menambah beban bumi dengan bahan yang susah diurai. tetapi beberapa tahun terakhir ini sudah mulai banyak orang yang memanfaatkan kembali lampu hemat energi mati dengan cara di rekondisi          Pertama-tama kita siapkan alat berupa; solder,solder sucker {sedotan timah},tenol,multi tester,obeng kecil. Untuk membuka tutup dari rangkaian lampu dengan cara mencongkel . Setelah tutup tersebut terbuka maka kita dapat melihat rangkaian elektronika/ballast elektronik.Kemudian pisahkan rangkaian tersebut dengan lampu tabung tersebut dengan cara melepas 4 kawat sambungan pada rangkaian. Untuk mengetes filament tersebut kita gunakan multi tester pada posisi 10X. Apabila jarum bergerak saat pengukuran masing-masing filament maka dapat kita simpulkan bahwa lampu tabung masih layak digunakan. Karena lampu tabung masih baik maka kemungkinan besar kerusakan terjadi pada rangkaian ballast elektronik. Apabila filament lampu tabung yang putus maka kemungkinan rangkaian ballast elektronik masih baik. Kerusakan pada lampu biasanya ada 2 kemungkinan yaitu Rangkaian ballat rusak atau lampu tabung yang putus, maka dapat kita akali dengan cara kanibal. Cara kanibal dapat kita gunakan apabila kita mempunyai 2 lampu yang rusak dan kerusakannya berbeda cotohnya kita mempunyai sebuah lampu yang rusak ballast elektronik dan lampu yang lain rusak pada lampu tabungnya. Kita dapat memanfaatkan ballast elektronik yang masih bagus dan kita pasang pada tabung lampu yang masih bagus.
         Pada komponen ballast elektronik yang sering rusak adalah transistor. Karena hampir semua jenis ballast elektronika yang ada hamper sama, maka bisa kita gunakan system kanibal pada ballast elektronik yang lain. Dengan system kanibal kita dapat menghemat biaya. Biasanya transistor yang digunakan yaitu seri 13001 untuk daya <8 watt, seri 13002 untuk daya 8 watt sampai 18 watt, seri 13003 untuk daya diatas 18 watt
          Pertama-tama kita siapkan alat berupa; solder,solder sucker {sedotan timah},tenol,multi tester,obeng kecil. Untuk membuka tutup dari rangkaian lampu dengan cara mencongkel . Setelah tutup tersebut terbuka maka kita dapat melihat rangkaian elektronika/ballast elektronik.Kemudian pisahkan rangkaian tersebut dengan lampu tabung tersebut dengan cara melepas 4 kawat sambungan pada rangkaian. Untuk mengetes filament tersebut kita gunakan multi tester pada posisi 10X. Apabila jarum bergerak saat pengukuran masing-masing filament maka dapat kita simpulkan bahwa lampu tabung masih layak digunakan. Karena lampu tabung masih baik maka kemungkinan besar kerusakan terjadi pada rangkaian ballast elektronik. Apabila filament lampu tabung yang putus maka kemungkinan rangkaian ballast elektronik masih baik. Kerusakan pada lampu biasanya ada 2 kemungkinan yaitu Rangkaian ballat rusak atau lampu tabung yang putus, maka dapat kita akali dengan cara kanibal. Cara kanibal dapat kita gunakan apabila kita mempunyai 2 lampu yang rusak dan kerusakannya berbeda cotohnya kita mempunyai sebuah lampu yang rusak ballast elektronik dan lampu yang lain rusak pada lampu tabungnya. Kita dapat memanfaatkan ballast elektronik yang masih bagus dan kita pasang pada tabung lampu yang masih bagus.
         Pada komponen ballast elektronik yang sering rusak adalah transistor. Karena hampir semua jenis ballast elektronika yang ada hamper sama, maka bisa kita gunakan system kanibal pada ballast elektronik yang lain. Dengan system kanibal kita dapat menghemat biaya. Biasanya transistor yang digunakan yaitu seri 13001 untuk daya <8 watt, seri 13002 untuk daya 8 watt sampai 18 watt, seri 13003 untuk daya diatas 18 watt

          Cara kerja lampu hemat energi yaitu arus listrik AC dari PLN kemudian di ubah menjadi arus dc oleh dioda bridge selanjutnya difilter oleh kondensator elektrolit. Tegangan tersebut kemudian diolah secara elektronik oleh rang kaian converter DC to AC kemudian arus AC tersebut akan menyulut tabung Flourescent.




                        
                            skema lampu TL

                                                     Skema elektronic ballast


Tanda kerusakan tabung lampu :
  • Pada salah satu atau kedua ujung filament berwarna hitam,hal ini dikarenakan panas yang berlebih pada filament yang diakibatkan tegangan lebih ataupun usia pakai. Untuk lebih baiknya kita gunakan multitester untuk mengecek filament.
  • Tabung lampu retak,kemungkinan dikarenakan jatuh ,terbentur,atau karena panas yang berlebih pada tabung lampu.
Tanda kerusakan pada ballast elektronik :
  • Sekring putus, biasanya putus dapat kita tes menggunakan multi tester pada skala 1X, apabila jarum bergerak maka sekring baik.
  • Dioda short, hal ini jarang terjadi untuk mengetesnya kita menggunakan multi tester pada posisi 10X, apabila jarum tidak bergerak maka dioda putus. Bila pengetesan posisi dioda dibolak-balik dan jarum bergerak maka dioda short.
  • Capasitor, kerusakan pada umumnya capasitor terlihat menggembung. Cara pengetesan menggunakan multi tester posisi 10X apabila jarum bergerak kemudian kembali ke-posisi nol berarti capasitor baik. Apabila jarum bergerak dan tidak kembali maka capasitor korslet.
  • Resitor, kerusakan biasanya ditandai dengan terlihat terbakarnya resistor. Cara pengetesan dengan multi tester, bila jarum bergerak menunjukkan nilai yang sama dengan nilai resistor maka resistor baik,apabila jarum tidak bergerak maka resistor putus. 
  • transistor, biasanya transistor pecah, untuk mengetesnya menggunakan multi tester posisi 10X. Transistor baik jika jarum bergerak apabila basis pada kabel merah dan colektor atau emitor pada kabel hitam dan jarum tidak bergerak pada saat dites menggunakan multi tester antara colektor dan emitor
  •              ok.Sedikit pengalaman yang saya bagi semoga bermanfaat & selalu sukses{by.agusmetrix}                                                                            

13 komentar:

  1. Artikel bagus Pak... :)
    Walaupun saya bukan orang elektro tapi kadang2 juga suka perbaiki yang umum2 saja...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tanks,....boz....semakin banyak yang bisa kita lakukan dan pelajari tentu banyak manfa'at yang kita peroleh dan kita rasakan baik untuk sendiri maupun keluarga dan lingkungan sekitar.

      Hapus
  2. Artikel nya sangat bagus dan menambah wawasan. kalau mengetes komponen nya (transistor, condensator, dioda,dll) itu dalam keadaan terpasang dipapan (PCB nya) atau harus di Lepas satu per satu lalu dites dengan multitester? Thanks atas info dan jawabannya.

    BalasHapus
  3. mengetes componen bisa tanpa dilepas dr pcb tapi perlu ketelitian dan pengalaman karena pd satu componen yg dites ada pararelan componen lain. untuk lebih akurat lebih baik lepas satu kaki componen dr solderan.

    BalasHapus
  4. Kalau cara ngetes kapasitor nonpolar gmana? kadang ada tuh yg bisa di ukur(jarumnya gerak) kadang enggak

    BalasHapus
    Balasan
    1. kapasitor non polar cara ngetes sama pd cara ngetes elco biasa yg perlu diperhatikan ukuran mikronya untuk ukuran mikro kecil misal 1 mikro pd tester analog skala 1kali jarum diam kalo bergerak =konslet/rusak. makin besar mikro gunakan skala yg lebih kecil dan sebaliknya.

      Hapus
  5. -= JUAL =-
    Berbagai macam kaca untuk lampu.
    Monggo yg mw buka usaha servis lampu.

    DAFTAR HARGA :
    5/8/11/14 Watt Bodong Rp 2.250,-
    18/23 Watt Bodong Rp 4.250,-
    5/8/11/14 Watt Semi Rp 3.750,-
    18/23 Watt Semi Rp 5.000,-
    5/8/11/14 Watt Ori Rp 4.750,-
    18/23 Watt Ori Rp 6.750,-
    18/23 Watt Ori (TriBand) Rp 7.000,-
    Spiral Kencur Rp 4.750,-
    Spiral Bodong Rp 5.000,-
    Spiral Ori 3T Rp 7.750,-
    Spiral Ori (20/24 Tornado) Rp 8.000,-
    45 Watt Rp 15.000,-
    65 Watt Rp 18.000,-
    Spiral 45 Watt Rp 20.000,-
    Spiral 85 Watt Rp 33.000,-

    MINAT…???
    Datang ja ke
    “SS ELECTRIC”
    Melayani servis, jual beli, dan tukar tambah lampu segala merk, BERGARANSI…!!!
    Jl. Lingkar Kudus-Jepara (belakang PT PURA)
    Dk Kencing, Jati Kulon 5/4, Jati, KABUPATEN KUDUS.
    Hp. 0856 40000 219

    BalasHapus
  6. “SS ELECTRIC”
    Melayani pembelian kaca lampu ECER maupun grosir, beli berapapun kami layani.
    sedia komponen Elco, TR 13001, 13003, 13005, 13007, 13009 merk ST, kualitas terjamin.
    Mesin hidup philip 2u 3u hidup tinggal rangkai.

    Jl. Lingkar Kudus-Jepara (belakang PT PURA)
    Dk Kencing, Jati Kulon 5/4, Jati, KABUPATEN KUDUS.
    Hp. 0856 40000 219 (PANCA)

    BISA ANTAR SAMPAI DEPAN RUMAH ANDA UNTUK WILAYAH
    - KUDUS
    - DEMAK
    - SEMARANG
    - UNGARAN
    - AMBARAWA
    - SALATIGA
    - BOYOLALI
    - KLATEN
    - SOLO
    - BOYOLALI
    - PURWODADI

    ONGKOS KIRIM GRAAAAATIIIISSSSSSS...!!!!

    BalasHapus
  7. Mantap gan ilmu nya, kebetulan saya suka bongkar2 tapi tanpa dasar ilmu yang memadai, artikel agan bermanfaat sekali dan menambah ilmu saya,nice share gan.

    BalasHapus
  8. numpang mampir mas bro saya pernah mencoba seperti itu ada kendala lampu 5 menit mati 5 idup itu apanya yg harus di ganti trim.

    BalasHapus
  9. Di Buka !!! Peluang jadi Distributor / agen se-indonesia. kaca tabung lampu, pendaftaran di formulir : tabunglampu.blogspot.com

    BalasHapus
  10. makasih infony mas bro

    BalasHapus