facebooc

Minggu, 17 Februari 2013



*servis;

              Stabilizer Listrik 

                    
Fungsi Stabilizer Listrik atau AVR - Automatic Voltage Regulator atau Stavol - Stabilizer Voltage adalah untuk menstabilkan tegangan arus listrik yang turun naik atau tidak stabil secara otomatis.
Sedangkan Manfaat dari Stabilizer Listrik atau AVR - Automatic Voltage Regulator atau Stavol - Stabilizer Voltage disamping sebagai penyetabil tegangan listrik adalah sebagai pelindung peralatan listrik atau electronic dari gangguan tegangan listrik yang tidak stabil yang dapat mengganggu kinerja mereka sehingga tidak maksimal dan perlindungan dari kerusakan akibat tegangan listrik yang berubah-ubah.
Stabilizer Listrik Yang bagus adalah yang dapat melindungi peralatan listrik dan elektronik serta perlindungan untuk diri sendiri dari tegangan listrik yang extrim

Kali ini yang akan saya servis adalah stabilizer stavol dengan gejala kerusakan tegangan outputnya kurang dari 220v, alat ini menggunakan sirkit pengatur tegangan dan juga motor otomatis. 
selidik punya selidik   motornya macet pada posisi tegangan 190 volt, karena sirkit penggerak motor otomatisnya tidak bekerja.
silakan siapkan beberapa peralatan penting ;
1. Obeng bunga/kembang, untuk lepas n pasang sekrup box stavolt
2. Solder+timah, untuk menyolder
3. AVO meter , untuk menguji komponen , juga untuk mengukur tegangan
4.Soldering pump untuk menyedot timah  pada waktu menyolder untuk pelepasan compoenen.


Untuk cara servisnya;

  • Coba nyalakan stavolt !.Seharusnya motor berputar sebentar menggerakkan engkol. Coba matikan lagi , seharusnya motor juga berputar sebentar menggerakkan engkol (berputar berbalik arah).
       
  • Semprot dengan cairan anti karat atau contact cleaner atau sejenisnya pada roda gigi motor penggeraknya, putar secara manual pada as trafo donatnya untuk memastikan as dan roda gigi tidak macet. 

  • Jika pada saat stavolt dihidupkan motor tidak berputar menggerakkan engkol , matikan stavol , lalu putar engkol secara manual (pakai tangan) ke posisi tengah. Hidupkan lagi stavolt , motor harus berputar sebentar (jangan sampai mentok menekan switch) , jika engkol sampai menyentuh switch , kemungkinan besar salah satu transistor final short.
              
  • Jika pada saat stavolt dihidupkan , tapi engkol tidak bergerak , kemungkinan juga transistor finalnya mati.

        
  • Ganti transistor pada sirkit elektroniknya disitu ada 2 buah s8050 dan 2 buah s8550. Silakan cabut transistornya menggunakan solder, terus dites menggunakan avo meter !
        
  • Jika transistor rusak , silakan ganti !
  • Cek juga kondisi dioda zener , jika rusak (tapi biasanya dioda zener jarang rusak) , ganti dengan yang masih baik !   
  • Jika sudah diganti semua komponennya yang rusak , rapihkan kembali seperti semula dan saatnya di test, jangan lupa baca "BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM" !
  • Jika engkol bergerak sebentar pada saat dimatikan, dan juga bergerak sebentar jika dihidupkan, bisa dipastikan stavolt sudah baik kondisinya.
  • Hidupkan stavolt lagi , ukur tegangan keluaran stabillizer , jika kurang atau lebih dari 220 volt , silakan putar (pake obeng) perlahan trimpot (pada pcb) sampai tegangan keluaran stabillizer menjadi 220 volt.

skema stavol toyosaki
   
ok. smoga ulasanku bermanfaat .


Sabtu, 16 Februari 2013


  Cara Mengecek Kabel Antena TV yang Putus/ Rusak 

http://agusmetrix.blogspot.com.                                    


mengenai saya
http://agusmetrix.blogspot.com/2013/01/perum-cengkong-persada-servis.html









Salah satu kendala terbesar pada saat melakukan perbaikan televisi terutama bagian antena, kabel antena, maupun booster antena adalah pada saat ingin mengetahui suatu kabel apakah masih bagus atau sudah rusak. Rusak disini artinya kabel tersebut sudah putus, namun karena bagian yang putus adalah serabut dalamnya yang tertutup, jadi tidak akan kelihatan kalau dilihat dari luar, karena kondisi fisik kabel masih bagus.

Tanda-tanda televisi rusak kabel antena  biasanya bisa dilihat dari channel atau siaran TV yang tidak dapat ditangkap oleh televisi, atau gambar TV menjadi hitam-putih dan penuh dengan noise.

Hal-hal yang menyebabkan kabel TV rusak adalah karena biasanya antena dipasang di luar rumah sehingga menyebabkan kabel rapuh oleh hujan dan panas matahari. Ada cara sederhana mendeteksi kerusakan kabel antena, tepatnya mencari bagian mana dari kabel yang mengalami kerusakan.

Cara tersebut biasa saya gunakan untuk mengecek kabel antena yang sudah lama dipakai dan mengetahui dimana bagian yang harus dipotong atau disambung. Sayang kan, jika harus beli kabel baru padahal kabel yang lama masih bisa digunakan?

Caranya adalah dengan menggunakan multi tester analog, jarum atau pisau kecil. Pertama tarik kedua ujung kabel sehingga berdekatan, dan kemudian ikat probe multimeter pada salah satu ujung kabel, selanjutnya probe yang satunya akan kita gunakan untuk mengukur berpindah-pindah sepanjang bagian kabel.



Arahkan multimeter pada posisi ukur OHM, perlu diketahui bahwa bagian kabel antena yang sering mengalami kerusakan adalah putus di bagian serabut luarnya saja. Jadi abaikan bagian inti dalam, yang akan kita ukur adalah bagian serabut luar (bagian yang membungkus).
Sekarang setelah salah satu probe multimeter dipasang pada ujung kabel, gunakan jarum atau pisau untuk menusuk bagian kabel yang ingin diukur, misalnya kita ambil bagian tengah-tengahnya. Setelah jarum ditancapkan pada kabel, pastikan kalau jarum mengenai kabel serabut didalamnya, kemudian sambungkan dengan probe multimeter (ukur apakah nyambung atau tidak).
Nah, dengan cara diatas kita dapat mengetahui bagian mana dari kabel yang putus, dengan cara di ukur atau ditusuk jarum pada bagian kabel berurutan pindah. 

Cara Membuat Sekring Otomatis Dengan Lampu Bolam


Cara Membuat Sekring Otomatis Dengan Lampu Bolam





Kali ini penulis akan membuat sekring otomatis dengan lampu Bolam. Dengan membuat rangkaian ini, maka anda tidak usah khawatir MCB meteran listrik anda akan njegleg bila terjadi konslet di servisan anda. Mau tahu caranya????

Cara membuat stop kontak yang kalau ada komponen elektronika yang konslet tidak sampai men TRIP/njeglegkan kan mcb yang ada di meteran adalah sebagai berikut;

Persiapkan peralatan yang akan digunakan :

1. Lampu Bolam 100 Watt atau 60 watt, lampu bolam harus yang Wattnya besar agar rangkaian bisa bekerjasempurna.
2. Stop Kontak dibuat khusus untuk reparasi
3. Colokan Listrik (Steker Listrik) sesuai kebutuhan
4. Kabel secukupnya.

Cara Membuat Sekring Otomatis Dengan Lampu Bolam :
Intinya lampu Bolam itu di susun secara seri dengan servisan elektronik yang akan anda test. Ikuti aja gambar berikut ini :

mudahkan semua pasti bisa khan ...............

Cara kerja rangkaian :
Kalau alat elektronik yang kita test NORMAL, maka BOLAM akan nyala sebentar terus mati, dan alat elektronik akan bekerja dengan normal seperti biasa.



Tapi kadang waktu dicoba di monitor BOLAM akan nyala mati nyala mati, dst. Ini juga menandakan rangkaian power suply normal atau tidak konslet.

Kalau alat elektronik yang kita test KONSLET, maka BOLAM akan nyala terus.

Bolam yang digunakan 60 watt atau 100 Watt atau daya Bolam harus diatas daya alat elektronik yang kita test.

Kalau daya Bolam dibawah daya alat elektronik yang kita test maka Konslet tidak Konslet, BOLAM akan menyala terus.

OK demikian rekan-rekan seperjuangan saya,...
Selamat Mencoba ....

Jumat, 08 Februari 2013


CARA SERVIS LAMPU HEMAT ENERGI                                       http://agusmetrix.blogspot.com.                                    


          Selama ini lampu hemat energi apabila mati langsung dibuang ke tempat sampah. yang akhirnya menambah beban bumi dengan bahan yang susah diurai. tetapi beberapa tahun terakhir ini sudah mulai banyak orang yang memanfaatkan kembali lampu hemat energi mati dengan cara di rekondisi          Pertama-tama kita siapkan alat berupa; solder,solder sucker {sedotan timah},tenol,multi tester,obeng kecil. Untuk membuka tutup dari rangkaian lampu dengan cara mencongkel . Setelah tutup tersebut terbuka maka kita dapat melihat rangkaian elektronika/ballast elektronik.Kemudian pisahkan rangkaian tersebut dengan lampu tabung tersebut dengan cara melepas 4 kawat sambungan pada rangkaian. Untuk mengetes filament tersebut kita gunakan multi tester pada posisi 10X. Apabila jarum bergerak saat pengukuran masing-masing filament maka dapat kita simpulkan bahwa lampu tabung masih layak digunakan. Karena lampu tabung masih baik maka kemungkinan besar kerusakan terjadi pada rangkaian ballast elektronik. Apabila filament lampu tabung yang putus maka kemungkinan rangkaian ballast elektronik masih baik. Kerusakan pada lampu biasanya ada 2 kemungkinan yaitu Rangkaian ballat rusak atau lampu tabung yang putus, maka dapat kita akali dengan cara kanibal. Cara kanibal dapat kita gunakan apabila kita mempunyai 2 lampu yang rusak dan kerusakannya berbeda cotohnya kita mempunyai sebuah lampu yang rusak ballast elektronik dan lampu yang lain rusak pada lampu tabungnya. Kita dapat memanfaatkan ballast elektronik yang masih bagus dan kita pasang pada tabung lampu yang masih bagus.
         Pada komponen ballast elektronik yang sering rusak adalah transistor. Karena hampir semua jenis ballast elektronika yang ada hamper sama, maka bisa kita gunakan system kanibal pada ballast elektronik yang lain. Dengan system kanibal kita dapat menghemat biaya. Biasanya transistor yang digunakan yaitu seri 13001 untuk daya <8 watt, seri 13002 untuk daya 8 watt sampai 18 watt, seri 13003 untuk daya diatas 18 watt
          Pertama-tama kita siapkan alat berupa; solder,solder sucker {sedotan timah},tenol,multi tester,obeng kecil. Untuk membuka tutup dari rangkaian lampu dengan cara mencongkel . Setelah tutup tersebut terbuka maka kita dapat melihat rangkaian elektronika/ballast elektronik.Kemudian pisahkan rangkaian tersebut dengan lampu tabung tersebut dengan cara melepas 4 kawat sambungan pada rangkaian. Untuk mengetes filament tersebut kita gunakan multi tester pada posisi 10X. Apabila jarum bergerak saat pengukuran masing-masing filament maka dapat kita simpulkan bahwa lampu tabung masih layak digunakan. Karena lampu tabung masih baik maka kemungkinan besar kerusakan terjadi pada rangkaian ballast elektronik. Apabila filament lampu tabung yang putus maka kemungkinan rangkaian ballast elektronik masih baik. Kerusakan pada lampu biasanya ada 2 kemungkinan yaitu Rangkaian ballat rusak atau lampu tabung yang putus, maka dapat kita akali dengan cara kanibal. Cara kanibal dapat kita gunakan apabila kita mempunyai 2 lampu yang rusak dan kerusakannya berbeda cotohnya kita mempunyai sebuah lampu yang rusak ballast elektronik dan lampu yang lain rusak pada lampu tabungnya. Kita dapat memanfaatkan ballast elektronik yang masih bagus dan kita pasang pada tabung lampu yang masih bagus.
         Pada komponen ballast elektronik yang sering rusak adalah transistor. Karena hampir semua jenis ballast elektronika yang ada hamper sama, maka bisa kita gunakan system kanibal pada ballast elektronik yang lain. Dengan system kanibal kita dapat menghemat biaya. Biasanya transistor yang digunakan yaitu seri 13001 untuk daya <8 watt, seri 13002 untuk daya 8 watt sampai 18 watt, seri 13003 untuk daya diatas 18 watt

          Cara kerja lampu hemat energi yaitu arus listrik AC dari PLN kemudian di ubah menjadi arus dc oleh dioda bridge selanjutnya difilter oleh kondensator elektrolit. Tegangan tersebut kemudian diolah secara elektronik oleh rang kaian converter DC to AC kemudian arus AC tersebut akan menyulut tabung Flourescent.




                        
                            skema lampu TL

                                                     Skema elektronic ballast


Tanda kerusakan tabung lampu :
  • Pada salah satu atau kedua ujung filament berwarna hitam,hal ini dikarenakan panas yang berlebih pada filament yang diakibatkan tegangan lebih ataupun usia pakai. Untuk lebih baiknya kita gunakan multitester untuk mengecek filament.
  • Tabung lampu retak,kemungkinan dikarenakan jatuh ,terbentur,atau karena panas yang berlebih pada tabung lampu.
Tanda kerusakan pada ballast elektronik :
  • Sekring putus, biasanya putus dapat kita tes menggunakan multi tester pada skala 1X, apabila jarum bergerak maka sekring baik.
  • Dioda short, hal ini jarang terjadi untuk mengetesnya kita menggunakan multi tester pada posisi 10X, apabila jarum tidak bergerak maka dioda putus. Bila pengetesan posisi dioda dibolak-balik dan jarum bergerak maka dioda short.
  • Capasitor, kerusakan pada umumnya capasitor terlihat menggembung. Cara pengetesan menggunakan multi tester posisi 10X apabila jarum bergerak kemudian kembali ke-posisi nol berarti capasitor baik. Apabila jarum bergerak dan tidak kembali maka capasitor korslet.
  • Resitor, kerusakan biasanya ditandai dengan terlihat terbakarnya resistor. Cara pengetesan dengan multi tester, bila jarum bergerak menunjukkan nilai yang sama dengan nilai resistor maka resistor baik,apabila jarum tidak bergerak maka resistor putus. 
  • transistor, biasanya transistor pecah, untuk mengetesnya menggunakan multi tester posisi 10X. Transistor baik jika jarum bergerak apabila basis pada kabel merah dan colektor atau emitor pada kabel hitam dan jarum tidak bergerak pada saat dites menggunakan multi tester antara colektor dan emitor
  •              ok.Sedikit pengalaman yang saya bagi semoga bermanfaat & selalu sukses{by.agusmetrix}